Popular Posts

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

About

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Pages - Menu

About Me

Sabtu, 21 Mei 2016


HINDARI PERDEBATAN DALAM AGAMA [1]

Ibnu Abbas mengatakan,
كَفَى بِكَ ظُلْمًا أَلاَّ تَزَالَ مُخَاصِمَا، وَكَفَى بِكَ إِثْمَا أَلاَّ تَزَالَ مُمَارِيَا
“Cukup bagimu kezhaliman bila engkau selalu berbantah-bantahan, dan cukup bagimu dosa jika engkau selalu bermusuhan.” (Bahjatul Majalis 2/ 429 oleh Ibnu Abdil Barr)
Al-Imam Malik mengatakan,
لَيْسَ هَذَا الْجِدَالُ مِنَ الدِّيْنِ بِشَيْءٍ
“Tidaklah perdebatan ini merupakan bagian dari agama sedikitpun.” (Siyar A’lam an-Nubala’ 8/108 oleh adz-Dzahabi)
Ma’ruf al-Karhi mengatakan;
إِذَا أَرَادَ الله بِعَبْدٍ شَرًّا، أَغْلَقَ عَنْهُ بَابَ الْعَمَلِ، وَفَتَحَ عَلَيْهِ بَابَ الْجَدَلِ
“Apabila Allah menghendaki terhadap hambanya kejelekan, maka akan ditutup darinya pintu amal, dan akan dibukakan kepadanya pintu perdebatan.” (Siyar A’lam an-Nubala’ 99/340, oleh adz-Dzahabi)
Asy-Syafi’I mengatakan;
الْمِرَاءُ فِي الدِّيْنِ يُقْسِي الْقَلْبَ، وَيُوْرِثُ الضَّغَائِنِ
“Berbantah-bantahan dalam masalah agama akan mengeraskan hati dan mengakibatkan rasa dendam.” (Siyar A’lam an-Nubala’ 10/28, oleh adz-Dzahabi)
Al-Qasim ibn Utsman al-Jau’I mengatakan;
إِذَا رَأَيْتَ الرَّجُلَ يُخَاصِمُ فَهُوَ يُحِبُّ الرِّئَاسِةَ
“ Jika engkau melihat seseorang yang (gemar) membantah, maka berarti dia gila jabatan.” (Siyar A’lam an-Nubala 12/79. Oleh adz-Dzhabai)
Umar bin Abdul Aziz mengatakan,
اِحْذَرْ الْمِرَاءَ، فَإِنَّهُ لاَ تُؤْمَنُ فِتْنَتُهُ وَلاَ تُفْهَمُ حِكْمَتُهُ
“Berhati-hatilah dari berbantah-bantahan, karena seorang tidak akan selamat dari fitnahnya, dan tidak diketahui hikmahnya.” (Hilyatul Auliya’ 5/290 oleh Abu Nu’aim)
Tsabit ibnu Qurrah mengatakan;
إِيَّاكُمْ وَهَذَهِ الْخُصُوْمَاتِ، فَإِنَّهَا تُحْبِطُ الأ عْمَالَ
“Hati-hatilah kalian dari berbantah-bantahab karena ia akan menghapus amalan.” (Syarh Ushul I’tiqad Ahlissunnah wal-jamaah 1/29, oleh al-Lalika’i)
Yahya Ibnu Katsir mengatakan bahwa Sulaiman berkata;
يَا بُنَيَّ، إِيَّاكَ وَالْمِرَاءَ فَإِنَّهَا لَيْسَ فَيْهِ مَنْفَعَةٌ، وَهُوَ يُوْرِثُ الْعَدَاوَةَ بَيْنَ الإِجْوَانَ
“Wahai anakku, jauhilah perbuatan berbantah-bantahan, karena hal itu tidak ada manfaatnya sama sekali, hanya akan menyebabkan permusuhan antara sesama saudara.” (Siyar A’lam an-Nubala 4/549. Oleh adz-Dzhabai)

di salin Rio Kristianto



[1] Di susun oleh Ustadz Sholahuddin
Majalah al-furqon edisi 167 vol. 8 tahun ke-15 hal. 77

0 komentar: